Senin, 26 Januari 2009

Cherry Eye





Kondisi ini sering terjadi pada anjing. Yaitu keluarnya kelenjar air mata ( prolapsus ) yang letaknya diujung mata kelopak mata dalam, dekat hidung. Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebabnya.

Prolapsus kelenjar air mata akan menyebabkan iritasi dan infeksi. Kelenjar yang keluar akan berwarna merah dan semakin besar ( bengkak ).

Tindakan yang perlu dilakukan pada kasus seperti ini adalah dengan memotong kelenjar yang keluar atau mengembalikannya ke posisi semula ( reposisi ). Jika alternativ pertama dilakukan, anjing akan kehilangan kelenjar air mata dan resikonya matanya bisa menjadi kering. Diperlukan pemberian cairan tetes mata sebagai pelumas pengganti air mata.

Anjing harus dalam kondisi teranastesi total. Kemudian jepit pangkal kelenjar dengan arteri clamp dan potong bagian kelenjar yang prolapsus. Bekas potongan tidak perlu dijahit, karena akan mengiritasi mata. Biarkan arteri clamp menjepit agak lama agar pembuluh darahnya menutup. Berikan antibiotik berupa salep mata.

Pyometra




Pyometra adalah infeksi kandungan (uterus ). Uterus akan membesar seperti sedang hamil, namun berisi nanah. Jika pyometra terbuka, artinya nanah didalam uterus bisa keluar lewat vagina, maka cukup diberikan obat-obat injeksi ataupun oral untuk bisa menuntaskan nanahnya keluar dari uterus. Pernah terjadi pada seekor anjing pomeranian bernama Snoopy. Terapi yang diberikan selain antibiotika adalah obat yang membantu kontraksi uterus ( methergin ). Dua minggu setelah terapi Snoopy bisa sembuh seperti semula.

Namun jika pyometra tertutup, operasi adalah satu-satunya jalan keluar. Operasi yang dilakukan dengan mengangkat kedua uterusnya ( ovario histrectomy). Seperti yang terjadi pada seekor anjing dalmatian bernama Nerry.

Tulang Ayam, Bahaya bagi Kucing




Kasus ini sering terjadi, terutama pada kucing. Tulang atau duri ikan nyangkut di tenggorokan. Biasanya yang sering menimbulkan masalah adalah tulang kepala ayam atau duri ikan yang lumayan besar jika dibandingkan dengan lubang tenggorokan kucing.

Kucing pasti berusaha selalu untuk bisa mengeluarkan benda asing yang nyangkut ditenggorokannya. Namun usahanya pasti sia-sia. Dalam kondisi ini kucing pasti tidak mau makan dan minum. Jika tidak ketahuan atau dibiarkan tentu akan menimbulkan infeksi.

Pada pemeriksaan awal biasanya benda asing tidak terlihat. Diperlukan pemeriksaan rongga mulut yang lebih dalam. Untuk itu diperlukan sedikit pembiusan agar lidah bisa ditarik keluar, dan pangkal lidah ditekan. Tarik kedua rahang atas dan bawah dengan menggunakan tali untuk memaksimalkan eksplorasi rongga mulut. Gunakan spatula atau sendok es krim yang terbuat dari kayu untuk menekan pangkal lidah.

Setelah benda asing terlihat dengan jelas, maka bisa segera diambil dengan menggunakan pincet. Berikan antibiotika untuk mencegah infeksi akibat luka tusuk disekitar tenggorokannya.

Extrauterin Conception in Cat



Bagian uterus yang ruptur


Hamil diluar kandungan, itu barangkali yang sering kita dengar. Pada kucing memang ini kasus yang jarang terjadi. Pada manusia, biasanya timbul masalah sejak awal kehamilan. Anehnya kasus pada kucing kali ini dapat bertahan sampai akhir masa kehamilannya.

Si Marry, dibawa ke klinik karena sudah 24 jam kemaluannya mengeluarkan cairan dan tampak mengejan seakan mau melahirkan. Hasil pemeriksaan x-ray memang tampak gambaran 2 ekor tulang foetus. Anehnya gambaran batas cairan ketuban ( uterus ) tidak jelas. Maka diputuskan untuk segera dilakukan bedah caesar. Kami sama sekali tidak menduga ini sebagai kasus hamil diluar kandungan.

Begitu linea alba diincisi, langsung tampak foetus yang masih terbungkus placenta. Aneh, bukannya uterus yang tampak terlebih dahulu. Dan ternyata placenta tersebut menempel pada penggantung uterus. Foetus dalam keadaan utuh dan siap dilahirkan, namun sudah mati. Setelah ditelurusi, ternyata diujung uterus sebelah kiri ditemukan rupture, uterus robek. Inilah yang menyebabkan hemil diluar kandungan. Setelah ovarium dibuahi sperma, dia keluar dari uterus lewat jalan yang terbentuk oleh robekan uterus dan menempel di penggantung uterus.

Hydrocephalus In Cat



Pada kucing, kasus hydrocephalus terutama disebabkan karena faktor genetik. Seperti yang terjadi pada kucing "Manis" yang memiliki riwayat genetic inbreeding, yaitu saling kawin antara saudara.

Saat datang ke klinik, si Manis menunjukkan gejala mau melahirkan. Air ketuban sudah keluar, namun si Manis kecil belum juga nongol. Hasil x-ray, tulang tengkorak tidak terlihat dengan jelas. Kami menduga foetus tidak memiliki kepala, atau kepala sudah keluar terlebih dahulu secara terpisah, atau foetus telah mengalami maserasi. Maka diputuskan untuk operasi caesar.

Betapa terkejutnya ketika plasenta dibuka, keluarlah kepala foetus yang bentuknya seperti "hantu" dengan ukuran sangat besar. Foetus masih hidup, namun kesulitan mengangkat kepalanya yang besar itu. Kepala membasar mulai dari atas mata, dengan konsistensi empuk seperti berisi cairan didalamnya. Namun foetus hanya bertahan sekitar 24 jam.

Demodex, Si Tekel Telah Sembuh




Setelah dirawat selama sebulan, anjing Tekel telah sembuh dari infeksi Demodecosis dan infeksi jamur kulit. Selain injeksi ivermectin setiap 2 minggu, Tekel juga diberikan obat untuk jamurnya dengan Griseofulvin. Terapi supportif lainnya yaitu dengan pemberian preparat vitamin A di awal terapi dan vitamin E pada masa rehabilitasi. Baru setelah sembuh dan hilang penyebab penyakitnya, diberikan obat untuk merangsang pertumbuhan bulunya menggunakan Visorbit.

Yang tak kalah pentingnya yaitu memperhatikan asupan makanannya. Selama terapi diberikan makanan yang memiliki resiko alergi rendah. Sebaiknya memang diberikan makanan khusus ( Royal Canin Skin Support ). Atau bisa juga makanan racikan sendiri dengan menggunakan ikan tuna atau salmon sebagai sumber protein dan singkong atau kentang sebagai sumber karbohidrat. Jika keduanya tidak memungkinkan alternatif terakhir bisa diberikan dog food lamb & rice formula.

Terapi Ozon 1

Setelah 1 minggu terapi

Sebelum terapi



Namanya Karpet, seekor kucing domestik jantan. Akibat berantem, kulitnya luka-luka. Ada luka robek di leher dan dada sebelah kirinya. Si karpet-pun segera ditangani oleh dokter hewan, kulit yang robek dijahit. Namun karena sebelum dijahit luka masih kurang bersih, maka terjadilah infeksi kulit. Jahitan otomatis tidak bisa tertutup. yang lebih parah lagi jaringan kulit yang kurang bersih dan terkena infeksi menjadi busuk ( necrose ). Necrose yang cukup parah terjadi dikulit bagian dada dan menyebarkan aroma yang aduhai. Necrose ini cukup lebar sekitar 8 cm, sehingga tidak mungkin untuk dijahit lagi dengan menarik tepi-tepi kulit yang masih sehat.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan jumlah leucositnya sangat tinggi mencapai 25000, padahal normalnya maksinmal 19500. Untungnya nafsu makan masih bagus. juga kondisi umum tubuhnya relatif normal. Hal ini cukup membantu proses penyembuhannya.

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu dengan memberikan tindakan membersihkan kembali luka-lukanya sampai benar-benar bersih. Bagian kulit yang necrose dihilangkan. Luka dibersihkan sampai sedikit berdarah, menggunakan cairan rivanol. Setelah yakin bersih luka di bagian leher diberi antibiotika dan dijahit. Sementara luka di dada diberi terapi OZON secara topikal dengan menggunakan Ozon Oil ( Ozon yang campurkan dalam minyak zaitun - oliv oil ). Kemudian luka ditutup dengan kassa steril dan dibalut perban / bandage. Obat lain yang diberikan yaitu antibiotika oral dan vit A 6000IU. Kassa penutup luka dibuka setiap 2 hari dan luka diberi ozon oil.

Setelah seminggu, infeksi sudah bisa dikendalikan. Jahitan di leher sudah kering. Sementara luka didada sudah tampak pertumbuhan jaringan baru. Tepian kulit mulai menyatu dengan otot. Hari ke-8 luka dibuka dan diberikan ozon oil setiap hari.