Selasa, 12 Mei 2009

Mitral Valve Disease in Dog

Mitral Valve Disease (MVD) adalah salah satu gangguan pada jantung. Jantung yang terdiri atas 4 ruang yaitu atas ( atrium ) dan bawah ( ventrikel) sebelah kiri dan kanan. Darah dari seluruh tubuh akan masuk ke atrium kanan, kemudian dialirkan ke ventrikel kanan. Antara atrium dan ventrikel kanan terdapat klep ( Tricuspidalis ) untuk menahan agar darah tidak berbalik ke atrium kanan saat ventrikel kanan memompanya keluar dari ruang jantung menuju paru-paru. Di paru-paru darah mendapatkan oksigen kemudian masuk kembali ke jantung menuju atrium kiri. Kemudian dialirkan ke ventrikel kiri. Antara atrium dan ventrikel kiri terdapat klep ( Mitral valve ) untuk mencegah darah kembali ke ruang atrium kiri saat ventrikel kiri memompa darah keseluruh tubuh.

Gangguan yang terjadi pada mitral valve bisa karena infeksi pada otot jantung, klep yang robek atau kerusakan pada corda tendinae ( menyebabkan mitral valve regurgitasi - MVR atau mitral valve prolapsus - MVP ), biasanya berhubungan dengan proses degeneratif. Sering terjadi pada anjing-anjing usia dewasa - tua ( diatas 7 tahun ), walau kadang bisa juga terjadi diusia yang lebih muda, karena faktor herediter.

Kerusakan klep mitral menyebabkan darah tidak bisa tuntas keluar dari ruang jantung menuju seluruh tubuh. Lama kelamaan darah menumpuk di paru-paru dan menimbulkan oedema paru. Nafas jadi tersengal, batuk dan jantung berdebar ( bradicardi ) serta irama jantung yang tidak karuan ( aritmia ). Tekanan darah akan meningkat. Anjing menjadi mudah lelah dan tidak nyaman. Walau kadang nafsu makan masih tetap baik. Pada pemeriksaan auscultasi jantung akan terdengan mur mur sistolik. Pemeriksaan echocardiografi akan tampak dengan jelas kerusakan klep yang terjadi. Pemeriksaan darah lengkap serta fungsi hati dan ginjal sebelum terapi juga diperlukan untuk mengevaluasi terapi. Juga pemeriksaan penunjang lain seperti EKG & X Ray. Dari pemeriksaan X Ray akan tampak shilouette jantung, gambaran paru-paru, trachea & bronchus serta pembuluh darah utama ( aorta & vena cava ).

Terapi yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan obat-obatan untuk memperbaiki performance jantung dengan Beta blocker ( Carvedilol - Dibloc ), ACE Inhibitor ( Enalapril - Tenace ) dan furosemid ( Lasix ) untuk mengevakuasi cairan di paru-paru serta menurunkan tekanan darah. Pemberian Vit E juga membantu memperlambat kerusakan pada klep. Obat-obat tersebut diberikan seumur hidup. Evaluasi dilakukan secara berkala setiap 6 bulan atau setahun untuk mengetahui efektivitas obat dan dampak pengobatan. Kerusakan klep yang sangat parah hanya bisa dilakukan dengan pembedahan, yaitu memperbaiki kerusakan klep atau mengganti dengan klep sintetis. Namun hal ini masih sangat jarang dilakukan pada anjing, tetapi sudah menjadi terapi yang biasa dilakukan pada manusia. Diperlukan peralatan lengkap dan teknik khusus untuk melakukan tindakan surgery ini.

4 komentar:

thecandy mengatakan...

tanya dong, dok...
anjing tekelku termasuk overweight, dengan berat 21 Kg, umur 9 taon.
bbrp bulan yang lalu, muncul benjolan pada perutnya, yang makin membesar. Skrg sebesar kempalan tangan.
menurut dokter, kira2 kena penyakit apa yah anjingku? aku curiganya sih tumor, tapi gejalanya beda dengan tulisan yg dokter tulis di sini perihal tumor. mungkin gak sih kena mitral valve disease?

Drh. Amir Mahmud mengatakan...

Wow..........gede banget. Kalau benjolan di perut jelas bukan masalah jantung. Jantung kan ada di rongga dada. Kemungkinan tumor, tentu ada. Tumor / kanker kan banyak macamnya. Perlu periksa ke dokter tuh...

natalia mengatakan...

tanya dokter, saya natali...saya punya anjing dalamatian betina umur 6 thn sdh 2 thn ini dia hamil tp pd waktu melahirkan tdk ada anaknya dok, itu kenapa ya dok???

listya sumertiyani mengatakan...

Mau tanya anjing saya terkena caacing jantung
obat apa yaa yang pas