Sabtu, 14 Maret 2009

Mast Cell Tumors in Dogs




Snoopy, seekor anjing betina campuran Golden Retriever dan Siberian Husky, tampak gelisah dan sering menjilati bagian perutnya yang benjol dan berdarah. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 3 bulan. Benjolan semakin besar dan terus meneteskan darah. Snoopy tampak sangat tidak nyaman dengan kondisi ini. Snoopy terserang tumor mast cell.

Tumor ini sangat sering menyerang anjing. Biasanya terdapat di bawah kulit atau dibeberapa organ dalam seperti hati, limpa dsb. Tumor yang diderita Snoopy termasuk grade I karena dengan mudah dan jelas bisa dibedakan dengan jaringan sekitarnya yang sehat. Jika akag sulit dibedakan dengan jaringan sekitarnya, maka termasuk dalam grade II. Grade II jika tumor tidak lagi bisa dibedakan dengan jaringan sekitarnya.

Pada kasus Snoopy, terapi yang bisa dilakukan yaitu dengan pembedahan dan kemoterapi. Jika tumor sudah menjadi grade II dan III maka terapi bisa dikombinasikan dengan radiasi. Pada pembedahan tumor, maka jaringan sekitarnya yang normal harus ikut diangkat sebagian. Diikuti dengan kemoterapi menggunakan Prednisone yang mudah dan murah meriah. Beberapa obat yang biasa digunakan untuk kemoterapi yaitu Adriamycin ( injeksi ), Cytoxan ( oral), Vinblastine (injeksi) dsb. Obat-obat tersebut cukup baik namun harganya sangat mahal.

Prednisone diberikan selama minimal 2 bulan sampai 6 bulan. Selama menjalani kemoterapi pasien harus dikontrol dengan ketat, jika tidak muncul tumor baru pengobatan bisa dihentikan. Efek samping yang mungkin timbul adalah iritasi lambung.

0 komentar: