Selasa, 27 Januari 2009

Maserasi Fetus pada Kucing

Hasil foto X-Ray. Tampak gambaran serpihan Os Foetus dalam abdomen.

Salah satu kornua uterus dibuka. Tampak sisa-sia kulit & tulang fetus.
Kornua uterus yang telah diangkat. Tampak bagian ruptur di ujung proksimal uterus.

Desy, seekor kucing domestik berumur setahun terus menerus mengeluarkan nanah dengan bau menusuk dari vaginanya. Beberaapa bulan sebelumnya, Desy disuntik "KB" (oleh pemiliknya yang kebetulan seorang bidan ) setelah sehari kawin. Sekarang kondisinya melemah. Dua hari tidak mau makan. Hasil foto X-Ray menunjukkan adanya tulang belulang fetus dikedua uterusnya. Diagnosa kami menguat ke arah maserasi fetus. Tindakan yang emergency yang harus dilakukan adalah pengangkatan uterusnya.

Pemberian hormon progesteron (suntik KB) akan memperpanjang masa kehamilan pada kucing yang normalnya hanya 55 - 64 hari. Perpanjangan masa kehamilan akan berdampak buruk pada fetus. Fetus akan mati dan pelan-pelan akan diserap oleh tubuh. Namun kadang kematian fetus diikuti oleh adanya infeksi.

Saat tindakan bedah dilakukan, dari rongga perutnya banyak ditemukan nanah. Adanya nanah dalam rongga perut ini berdampak ikut menginfeksi rongga abdomen. Ternyata, uterusnya ruptur dibeberapa bagian. Bocornya uterus inilah yang mengantarkan nanah dari uterus memenuhi rongga abdomen.

2 komentar:

I LuV AniMaL mengatakan...

sekarang keadaan desy nya gmna DOK......apakah desy bisa sembuh ?DOK....maaf saya mw tnya,kucing saya petsy kan pernah di cesar,rencana sya,klo sya udh siap mental,sya mw kebiri petsy,yg saya mw tnya mungkin gak setela di cesar trus di kebiri peru tnya petsy akn tipis dan mudah robek,krna kan 2 kali dilakukan pembedahan.terima ksh sblmnya y DOK.......

Drh. Amir Mahmud mengatakan...

Alkhamdulillah, Desy sudah pulang. Mengenai Petsy, gak mungkin menipi perutnya, malah makin menebal, karena proses penyembuhan luka.Memang hrs siap dulu, krn bagaimanapun setiap operasi pasti ada resikonya walaupun itu sangat kecil.